Musikal Bawang Merah Bawang Putih: Menjaga Warisan Lewat Panggung Seni
Dongeng klasik Bawang Merah Bawang Putih kembali hidup di atas panggung Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, lewat sentuhan magis dan modern dari pertunjukan musikal garapan ADPRO yang digelar pada 10 Mei 2025. Dengan kemasan kreatif dan penuh emosi, musikal ini memikat penonton dari berbagai usia sekaligus menyampaikan pesan moral tentang kebaikan dan kejujuran melalui seni pertunjukan.
Pada tanggal 10 Mei 2025, Galeri Indonesia Kaya di Jakarta menjadi saksi pertunjukan musikal "Bawang Merah Bawang Putih" yang diproduksi oleh ADPRO. Pertunjukan ini merupakan adaptasi modern dari dongeng klasik Indonesia yang mengisahkan dua saudara tiri dengan sifat bertolak belakang. Bawang Putih dikenal dengan kebaikan dan kesabarannya, sementara Bawang Merah digambarkan sebagai sosok yang iri hati dan jahat.
Naskah musikal ini ditulis oleh Titien Wattimena dan disutradarai oleh Aldafi Adnan. Musik dan lagu yang mengiringi pertunjukan merupakan karya dari Ammir Gita, yang sebelumnya telah menulis musikal ini pada tahun 2020 dan diproduksi oleh Boowlive dan Askara. Dalam pertunjukan ini, Aisyah Fadhila memerankan Bawang Putih, Maria Giena sebagai Bawang Merah, Galabby sebagai Ibu Tiri, Putri Indam Kamila sebagai Nenek Peri, dan Beyon Destiano sebagai Narator.
Pertunjukan ini diselenggarakan dua kali pada hari yang sama, pukul 15.00 dan 19.00 WIB, dan terbuka untuk semua umur. Dengan sentuhan fantasi dan magis, musikal ini berhasil menyampaikan pesan moral tentang kebaikan dan kesabaran kepada penonton dari berbagai usia.
ADPRO, sebagai kelompok teater musikal, telah dikenal dengan karya-karya inovatifnya seperti "Moonboy and His Starguide the Musical", "Musikal Masih Ada" bersama Yayasan Kanker Indonesia, dan "Musikal Adu Nasib Bersaudara" bersama Google Year in Search 2023. Mereka terus berupaya menggabungkan elemen tradisional dan modern dalam setiap pertunjukannya, menjadikan cerita rakyat tetap relevan di era kontemporer.
Melalui pertunjukan ini, ADPRO tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengajak penonton untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam cerita rakyat Indonesia. Dengan adaptasi yang kreatif dan inovatif, mereka berhasil menghidupkan kembali dongeng klasik dalam bentuk yang segar dan menarik.
Pertunjukan "Bawang Merah Bawang Putih" oleh ADPRO menjadi bukti bahwa cerita rakyat Indonesia memiliki potensi besar untuk diangkat ke panggung teater musikal, memberikan pengalaman yang mendalam dan menginspirasi bagi penonton. Diharapkan, keberhasilan ini dapat mendorong lebih banyak kelompok teater untuk mengeksplorasi dan mengadaptasi cerita-cerita tradisional dalam bentuk pertunjukan yang inovatif.
